• Senin, 31 Maret 2025

Jelang Puncak Arus Mudik 2025, Wamen Diana Tinjau Kesiapan Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek

Jelang Puncak Arus Mudik 2025, Wamen Diana Tinjau Kesiapan Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek Wamen Diana beserta rombongan meninjau kesiapan pengamanan mudik Lebaran 2025 dan berbagai fasilitas di rest area KM 57 seperti toilet dan tempat pembuangan sampah (TPS).

Karawang,TarungNews.com - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti bersama Kapolri Listyo Sigit, Panglima TNI Agus Subianto, Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PPPA Arifa Fauzi, Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus, Wamen Perhubungan Suntana dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau kesiapan tempat peristirahatan pemudik di rest area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (26/3).

Wamen Diana beserta rombongan meninjau kesiapan pengamanan mudik Lebaran 2025 dan berbagai fasilitas di rest area KM 57 seperti toilet dan tempat pembuangan sampah (TPS).

Dalam tinjauan ini Wamen Diana menekankan pentingnya menjaga kebersihan di rest area. “Kebersihan rest area harus dijaga. Jangan sampai sampah terlihat berantakan di mana-mana, harus ada pengelolanya. Bukan hanya saat hari raya, tapi harus dijaga setiap hari karena sampah dihasilkan setiap hari,” kata Wamen Diana.

Wamen Diana juga meminta pada Ditjen Bina Marga untuk menambah Posko Sapta Taruna di jalan nasional. “Minimal per 50 km kita siapkan Posko Sapta Taruna,” tambah Wamen Diana.

Menko PMK Pratikno mengatakan kerja sama dan sinergi antar instansi telah dilakukan sebaik mungkin guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. “Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mengawal apa saja yang harus diantisipasi,” ungkap Menko Pratikno.

Puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi jatuh pada H-3 atau pada 28 Maret 2025 dan puncak arus balik pada H+5 atau 6 April 2025. Kapolri Listyo Sigit mengungkapkan untuk mengurai puncak arus mudik dan balik ini pemerintah memberlakukan diskon tarif tol disejumlah ruas. “Kami berharap insentif ini betul-betul bisa dimanfaatkan masyarakat sehingga puncak arus mudik bisa terurai lebih rendah dari tahun sebelumnya,” ujar Kapolri.

Sementara itu Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar para pemudik tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama berkendara. “Yang paling banyak menyebabkan kematian adalah kecelakaan, tindakan preventifnya menghindari kecelakaan adalah jika supirnya tiap 6 jam istirahat 15-30 menit,” tambah Menkes.

Pada kesempatan ini Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur melaporkan pada H-6 Lebaran 2025 total kendaraan keluar Jakarta dari 4 gerbang tol sebanyak 763.679 kendaraan meningkat 7.4% dari normal. Keempat gerbang tol tersebut yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum

Red,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar